Manfaat Dan Tujuan Pengertian Psikologi

262 views

Istilah psikologi berasal bahasa inggris pada mulanya “psychology” kata yang berasal dari bahasa yunani yaitu “psycho” dan “logos”. Pengertian dari kata“psycho” berarti jiwa dan kata “logos” berarti pengetahuan atau ilmu. Secara etimologis (menurut arti kata) artinya ilmu yang mempelajari tentang jiwa, baik mengenai macam-macam gejalanya, proses, maupun latar belakang dan perkembangannya.

 

Jiwa adalah hal yang perlu untuk dibedakan dan diepecah masalah pengertiannya. Jiwa dengan nyawa sangat beda sekali, maka dari itu simak ulasan secara lebih fokus dan seksama. Jiwa adalah daya hidup rohaniah yang bersifat abstrac, yang menjadi penggerak perbuatan dari  pribadi manusia dan hewan.

 

Perbuatan pribadi merupakan perbuatan hasil proses belajar yang dimungkinkan oleh keadaan jasmani, rohaniah, sosial, dan lingkungan. Nyawa adalah daya jasmaniah yang keberadaannya tergantung pada hidup jasmani yang dapat menimbulkan perbuatan badaniah semisal: Perbuatan yang dihasilkan oleh proses belajar.

Contoh :  insting, nafsu, dan lainnya.

Jadi ketika jasmaniah kurang begitu berfungsi maka mati pula namanya nyawa.

Kemudian aktualisasi dari jiwa dapat diamati melalui tingkah laku yang nyata.

Contohnya : Prilaku ataupun sikap agresif maupun biasa biasa saja.

Kemudian dari aktualisasi jiwa itulah muncul beberapa   konsep yang dapat tersimpul : gejala-gejala jiwa, mengamati, mengingat dan menanggapi dan lainnya. Ilmu jiwa dapat dikatakan sebagai ilmu pengetahuan yang kurang jelas dan paten jika dibandingkan dengan ilmu pasti maupun ilmu lainnya. Sebab ilmu psikology mengalami perubahan atau perkembangan,pertumbuhan, untuk mencapai kesempurnaan. Namun demikian, ilmu ini sudah merupakan cabang dari ilmu pengetahuan.

 

Secara pengertian psikology sangat sederhana, namun upaya dalam mempelajari jiwa itu tidak sesederhana yang kita bayangkan. Kerena orgasme manusia adalah kompleks, setiap interaksi yang berlangsung , baik antara individu dengan lingkungannya sosialnya, jenis dan intensitasnya sangat bervariasi.

 

Pengertian psikologi menurut para ahli

Pengertian yang dikemukakan oleh para ahli banyak sekali hal ini disebabkan karena  titik tekan yang mereka jadikan landasan berbeda-beda. Namun secara umum psikologi diartikan ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia atau ilmu yang mempelajari gejala-gejala jiwa manusia.

Diantaranya menurut para ahli sebagai berikut :

1. Plato dan Aristoteles
Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang hakikat jiwa serta prosesnya sampai akhir.

Menurut Dr. Singgih Dirgagunarsa.
Psikologi adalh ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia

3.John Broadus Waston
Psikologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku tampak (lahiriah) dengan menggunakan metode observasi yang objektif terhadap rangsangan dan jawaban (respon)

4. Wilhelm Wundt,
Tokoh psikologi eksperimental, berpendapat bahwa psikologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari pengalaman-pengalaman yang timbul dalam diri manusia, seperti penggunaan pancaindra, pikiran, perasaan (feeling) dan kehendak

5. Woodworth dan Marquis
Psikologi adalah ilmu yang mempelajari aktivitas individu sejak masih dalam kandungan sampai meninggal dunia dalam hubungannya dengan alam sekitar

6. Hilgert
Psikologi adalh ilmu yang mempelajari tingkahlaku manusia dan hewan lainnya

7. Ruch
Psikologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang manusia. Maksudnya yaitu psikologi merupakan bagian ilmu-ilmu biologi dan ilmu social, yang saling melengkapi dan saling berhubungan

8. Knight dan Knight
Psikologi adalah ilmu yang mempelajari secara sistematis tentang pengalaman dan tingkah laku manusia dan hewan, normal dan abnormal, individu atau sosial

9. Clifford T. Morgan
Psikologi adalah ilmu yang memepelajari tingkah laku manusia dan hewan

10. Edwin G. Boring and Herbert S. Langfeld

Psikologi adalah studi tentang hakikat manusia

11. Garden Murphy
Psikologi adalah ilmu yang mempelajari respons yang diberikan oleh makhluk hidup terhadap mahluk hidup lainnya.

 

Objek ilmu psikology

Objek ilmu psikology yang harus diketahui.
Mengenai objek Psikologi harus diketahui terlebih dahulu sebagai acuan untuk menentukan apa yang akan dilakukan. Untuk objek psikologi dapat dibedakan menjadi dua yaitu :

1. Objek forma Psikologi
Objek forma Psikologi terdapat pada alam dan makhluk.

Kemudian alam yang diciptaka oleh tuhan di spesifikkan lagi sampai terbagi dalam dua golongan yaitu :

  • Alam organik :Yakni alam yang meliputi benda-benda hidup yang mengalami proses pertumbuhan.
  • Alam anorganik : Yakni alam yang meliputi benda-benda mati yang tidak mengalami proses pertumbuhan.

Sedangkan makhluk yang diciptakan oleh tuhan terbagi menjadi lima makhluk  yaitu :

  1. Makhluk manusia
  2. Makhluk tumbuhan
  3. Makhluk hewan
  4. Makhluk halus/jin
  5. Makhluk  malaikat

 

Objek material Psikologi

Berbeda dari defenisinya yaitu bahwa Psikologi adalah ilmu tingkah laku manusia, maka jelas yang menjadi objek materi dari Psikologi adalah tingkah laku manusia.

 

Manfaat dan tujuan ilmu psikologi

Pada garis besarnya orang mempelajari ilmu jiwa (psikologi) adalah menjadikan manusia supaya hidupnya menjadi lebih baik, bahagia dan sempurna. Dapat disimpulkan bahwa tujuan dan manfaat mempelajari ilmu psikologi adalah sebagai berikut:

  1. Untuk memeperoleh faham tentang gejala-gejala jiwa dan pengertian yang lebih sempurna adalah tentang tingkah laku manusia.
  2. Untuk mengetahui perbuatan-perbuatan jiwa serta kemampuan jiwa sebagai sarana untuk mengenal tingkah laku manusia.
  3. Untuk mengetahui penyelenggaraan pendidikan dengan lebih baik.
  4. Supaya tidak ragu-ragu lagi mengubah cara hidup, tingkah laku, dan pergaulan dalam masyarakat.
  5. Menjadikan kehidupan yang lebih baik, bahagia dan sempurna.

 

Mungkin hanya itu saja yang dapat blogersumatra.net, apabila ada kesalahan kata dalam penulisan tentang Manfaat Dan Tujuan Pengertian Psikologisaya memohon maaf dan terimakasih telah berkunjung.

Tags: #Manfaat Psikologi #Pengertian Psikologi #Tujuan Psikologi

Leave a reply "Manfaat Dan Tujuan Pengertian Psikologi"